Selasa, 30 Desember 2008

Bioful Terbangkan Jet

Sebuah pesawat bermesin jet yang sebagian di antaranya menggunakan bahan bakar nabati berhasil terbang selama dua jam penuh, Selasa (30/12). "Uji coba penggunaan biofuel itu dimaksudkan untuk mengurangi emisi gas buang pesawat dan menekan biaya," kata sumber di Air New Zealand.

Dalam uji coba itu, sebuah mesin Boing 747-400 digerakkan dengan bahan bakar campuran antara minyak jarak (jatropha) dan bahan bakar standard jet jenis A1 (avtur) dengan komposisi 50:50.

Melambungnya harga bahan bakar minyak bumi sepanjang tahun 2008 lalu memaksa banyak perusahaan penerbangan harus mencari alternatifi baru untuk bahan bakar pengganti. Apalagi, tahun ini sampai tahun depan juga terjadi penurunan jumlah perjalanan akibat pelambatan perekonomuan global menyusul krisis keuangan global.

Sejauh ini pihak Air New Zealand belum bisa memberikan angka pasti penghematan oleh penggunaan campuran avtur dan bahan bakar nabati, karena itu belum diproduksi secara komersial. Akan tetapi, juru bicara perusahaan penerbangan ini, Tracy Mills memperkirakan penggunaan campuran bahan bakar itu akan kompetitiv dari sisi harga.

Selama ini biofuel diperlakukan secara khusus untuk tidak dicobakan pada dunia penerbangan karena akan membeku pada suhu rendah ketika pesawat sedang menjelajah ketinggian. Akan tetapi, uji coba menunjukkab bahwa jatropha mempunyai titik beku lebih rendah dibandingkan minyak jet.

Chief Executive Air New Zealand Rob Fyfe menyebut penerbangan uji coba itu sebagai tonggak sejarah penting bagi dunia penerbangan komersial. "Hari ini merupakan moment penting sejarah penerbangan. Kami berada pada tahap awal pengembangan sustainable fuel," katanya seusi penerbangan uji coba.

Ditambahkannya, Air New Zealand akan menjadi penerbangan paling ramah lingkungan di dunia. Sebab, penerbangan ini merupakan yang pertama menggunakan jatropha sebagai campuran bahan bakar.

Pada bulan Februari lalu, Boing dan Virgin Atlantic mencoba terbang dengan menggunakan campuran bahan bakar A1 dan minyak sawit, tetapi penerbangan itu mendapat kritik dari banyak aktivis lingkungan, mengingat sawit tidak bisa diproduksi dalam jumlah sangat besar untuk kepentingan penerbangan.

Biofuel sebenarnya mengeluarkan emisi karbon sama banyaknya dengan kerosin yang menjadi bahan bakar pesawat selama ini. Akan tetapi, jatropha yang merupakan tanaman tropis itu mampu menyerap separuh carbon yang dilepaskannya.

Biofuel sebenarnya bisa diproduksi dari banyak jenis tanaman, tetapi perdebatan masih terus berlangsung berkait dengan banyak kepentingan. Ethanol yang dihasilkan dari jagung, misalnya, disebut-sebut memicu kenaikan harga pangan, karena banyak jagung kemudian dijual ke industri biofuel, sehingga pasokan untuk pangan berkurang.

Sebaliknya dengan jatropha, kata Mills, bisa ditanam di lahan kritis sekali pun, sehingga tidak perlu dipertentangkan dengan produksi pangan. "Ethanol adalah generasi pertama biofuel, sedangkan jatropha generasi kedua," kata Mills.

35.000 kaki

Uji coba penerbangan biofuel itu dilakukan dari Bandara Internasional Auckland. Pesawat lepas landas dengan power penuh dan kemudian menjelajah ketinggian 35.000 kaki (10.600 meter). Kru pesawat telah menset semua peralatan untuk membaca kinerja bahan bakar, baik biofuel maupun minyak jet.

Pada ketinggian 25.000 kaki atau 7.600 meter, pilot Kapten David Morgan mematikan pompa bahan bakar untuk mengetahui kebasahan guna meyakinkan bahwa campuran bahan bakar itu tetap mengalir ke mesin. kompas.com


[+/-] Selengkapnya...

JCrew Deface Situs Malaysia & AS

Sebuah kelompok Hacker bernama Jatim Crew, melakukan invasinya ke beberapa situs luar negeri. Terdapat dua situs, yaitu www.Fish.net.my dan www.healthsentinel.com berhasil di-deface oleh mereka. namun sore ini fish.net.my nampaknya sudah memperbaiki kerusakannya.

Sebelumnya Jatim Crew mengubah tampilan depan dari situs www.Fish.net.my, yang merupakan web asal Malaysia yang berisi penjualan ikan-ikan laut dalam porsi besar.

Tidak ada pesan khusus dari aksi para peretas ini, hanya nampak gambar tengkorak bertuliskan Hellfire. Dan peringatan singkat, " YOUR SITE HAS BEN HACKED BY JATIMHACKERCREW !!!!!!".

Selain mensasar situs milik Malaysia, kelompok peretas ini juga menyambangi web asal Amerika serikat, www.healthsentinel.com. Di sini, mereka meninggalkan jejak dengan menampilkan gambar sama persis dengan situs asal Malaysia, akan tetapi dengan latar belakang matrix. Tidak ada pesan khusus, dalam serangan ini.

Sebelumnya, Jatim Crew ini juga menyerang situs Golkar, situs pendidikan milik STPP Manokwari, juga beberapa situs milik Malaysia seperti pilotpen.com.my, portal.pahangtourism.org.my, motour.gov.my, serta malaysiamerdeka.gov.my.

Besar kemungkinan, aksi ini merupakan perang kelanjutan antara Indonesia dengan Malaysia, yang dituding sering melecehkan Indonesia.


[+/-] Selengkapnya...

Sabtu, 27 Desember 2008

Jalan paling gila dan rumit, luar biasa, dan nyaris tidak masuk akal ada di Jepang

Bukan hanya ditumpuk, atau dengan kontruksi sipil yang rumit. Bahkan harus berdiri diatas gedung bertingkat. Lihat saja pada gambar terakhir dibawah ini. obengware.com klik gambar untuk memperjelas tampilan

[+/-] Selengkapnya...

Jumat, 26 Desember 2008

Sistem Peringatan Dini Tsunami Akan Dites di Sumbar

Tepat empat tahun sejak bencana tsunami melanda Aceh akan dilakukan pengetesan sistem sirene peringatan dini tsunami Indonesia atau Indonesia tsunami early warning system (InaTEWS) di Sumatera Barat. Pelaksanaan uji coba sistem TEWS yang akan dilakukan hari ini, hanya lima yang akan dibunyikan secara serentak sekitar pukul 10.00.

Manajer Pusat Kendali Operasi Penanganan Bencana (Pusdalop PB) Sumbar, Ade Edward di Padang,menjelaskan melalui tes sirene InaTEWS dapat dilihat berfungsi atau tidaknya peralatan dan jaringannya. Pengujian telah dilakukan sebelumnya pada 26 November 2008.

Selanjutnya, tes sirene tsunami di Sumbar akan berlangsung sekali sebulan dengan tanggal dan jam. Namun, masyarakat terutama pada daerah yang berada di pinggir pantai tidak perlu panik dengan adanya bunyi sirene tsunami secara serentak meski harus tetap waspada setiap saat kalau-kalau sirine tersebut benar-benar peringatan tsunami. Menurut dia, tujuan uji coba sirene peringatan dini tsunami satu upaya untuk mengetes peralatan dan jaringan yang ada sehingga bila ada gangguan dapat di atasi dengan segera.

Ade menjelaskan, pelaksanaannya telah dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten/kota yang ada alat sirene, agar disosialisasikan kepada masyarakat. Selain itu, pihaknya minta kepada masyarakat dan satlak pada kabupaten/kota untuk laporkan atau mengevaluasi, apakah sirene berbunyi dengan atau tidak.

"Uji coba secara rutin cukup penting, satu bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Jangan saat bencana terjadi semua peralatan ada gangguan," katanya dan menyebutkan, jangkauan bunyi sirene hanya radius dua sampai tiga kilometer.

Pada uji coba bulan lalu diketahui ada salah satu sirene yang tak berfungsi. Sampai saat ini salah satu dari enam sirene yang digunakan InaTEWS yang dipasang di Kota Pariaman, Sumatera Barat, masih dalam proses perbaikan.

Di Sumatera Barat, terdapat enam sirene tsunami berdiri di Kota Padang tepatnya di GOR Haji Agussalim, Kota Pariaman, Kabupaten Padangpariaman di Cimpago, pada Kabupaten Agam terletak di Tanjung Mutiara, Kecamatan Tiku, dan untuk Kabupaten Pasaman Barat di Sasak, serta Pesisir Selatan dipasang di Empat Jurai.

"Kini wilayah pesisir pantai Sumbar yang belum memiliki sirene tsunami Kabupaten Kepulauan Mentawai yang juga termasuk daerah rawan bencana tsunami," katanya. Wilayah Sumatera Barat merupakan salah satu daerah paling rawan tsunami di Indonesia saat ini termasuk pantai barat Sumatera pada umumnya. kompas.com


[+/-] Selengkapnya...

Tiket KA Menggunakan USB

Makin banyak produk ditambahi koneksi USB, tetapi yang satu ini benar-benar diluar kelaziman. Bayangkan, karcis KA dengan koneksi USB!

Karcis KA berkoneksi USB ini bisa ditemukan di beberapa wilayah Perancis. Di beberapa daerah, perusahaan kereta api nasional Perancis (SNCF) sedang menguji coba tiket RFID (radio frequency identification) yang memiliki konektor USB agar tiket-tiket online tersebut bisa ditambahi uang melalui PC.

Tiket contactless itu tebalnya 8mm dan memiliki memori internal 4GB. Karena menggunakan antarmuka USB, Neo Wave – perusahaan di balik gagasan unik tersebut – mampu membangun fitur sekuriti tingkat tinggi ke dalam dongle agar tiket tersebut tidak diutak-atik orang. Sistem yang disebut Weneo ID Smart itu saat ini sedang diuji cobakan pada 1000 orang. kompas.com

[+/-] Selengkapnya...

Rabu, 24 Desember 2008

Layar Laptop untuk Luar Ruangan

Jika Anda sering bekerja dengan laptop di luar ruangan, misalnya di taman atau di pinggir pantai, layar laptop buatan LG ini pasti menyenangkan. Tampilan backlight biasanya sulit dibaca di bawah pancaran sinar matahari yang terik. Jika layar LCD laptop Anda bertipe glossy alias mengilat, wah lebih sulit lagi melihat tampilan di layar saat berada di luar ruangan. Semuanya terpantul.

LG melihat kondisi itu sebagai peluang untuk membuat layar yang khusus mendukung penggunaan di luar ruangan. Saat dipakai di luar ruangan, panel LCD barunya justru mendapatkan penerangan dari cahaya matahari. Akibatnya, layar menjadi lebih mudah dibaca sambil menghemat daya baterai laptop. Ingat, layar LCD sangat rakus daya. Namun saat digunakan di dalam ruangan, layar akan kembali menggunakan teknologi backlighting yang biasa.

Teknologi ini akan dipamerkan LG pada ajang CES (Consumer Electronics Show) di Las Vegas awal tahun depan. Saat ini chaebol Korea itu menjagokan layar LCD 14,1”.

Namun, tentu saja kita boleh berharap layar khusus tersebut juga akan dikemaskan pada model 10”, alias pada netbook. Cuma ada pertanyaan yang menggantung: bagaimana tampilan LCD tersebut saat cuaca mendung? kompas.com


[+/-] Selengkapnya...

Selasa, 23 Desember 2008

Robot Pencuci Piring

Panasonic makin merajalela dalam mengembangkan robot-robot mereka. Seolah tak mau kalah dengan Honda, Panasonic bekerjasama dengan IRT Research Institute bekerjasama untuk mengembangkan sebuah robot pencuci piring. Robot ini Diberi nama KAR (Kitchen Assistant Robot). Robot yang hanya berupa lengan ini, memiliki 18 sensor berbeda di tangannya. Dengan sensor ini, robot dapat membedakan ukuran dan bentuk dari cuciannya (apakah itu mangkok, piring, ataukah gelas). Lengan robot ini juga memiliki kemampuan untuk mengambil piring satu per satu dari tumpukan piring kotor. WOW!! :clap: Diperkirakan robot ini akan diluncurkan ke pasaran dalam 5 tahun kedepan, mengingat prototype yang dibuat dapat menjalankan tugas dengan baik sampai saat ini.

Yang perlu kita khawatirkan sebenarnya bukan karena bangsa kita tidak mampu membuat robot yang seperti ini, tapi nasib penghasil devisa terbesar kita yakni TKI dan TKW yang sebagian besar bekerja menjadi PRT (pembantu rumah tangga). Jika robot seperti ini sudah banyak dijual bebas, maka permintaan PRT ke negara maju juga akan berkurang drastis. Ini artinya TKI dan TKW yang bekerja sebagai PRT tidak akan laku lagi. http://shirogadget.com


[+/-] Selengkapnya...

Senin, 22 Desember 2008

ExitReality: Mengubah Browser Anda Menjadi 3 Dimensi

Ingin merasakan sensasi lebih hidup saat berpetualang di dunia maya? Kini hal tersebut dapat diwujudkan dengan sebuah web browser 3 dimensi (3D). Pengembang software yang berbasis di Melbourne, ExitReality, mengembangkan sebuah software yang dapat didownload ke komputer dan mengubah tampilan situs 2 dimensi menjadi 3D. User akan direpresentasikan dengan avatar, dan dapat berjalan-jalan, serta bertemu dengan user lainnya yang sedang membuka situs yang sama.

Sebelumnya hanya ada situs tertentu seperti Second Life dan World of Warcraft yang memungkinkan user memasuki dunia 3D. Namun, Danny Stefanic, nama pengembang software ini, mengklaim bahwa ExitReality menawarkan lebih dari itu. ExitReality memungkinkan user untuk tidak hanya melihat satu situs tapi keseluruhan situs dalam tampilan 3D.

User dapat menggunakan ExitReality untuk menjadikan halaman situs jejaring sosial seperti Facebook dan Myspace ke dalam apartemen virtual. Jika user menggunakan ExitReality untuk melihat video Youtube, maka tampilan akan berubah menjadi seperti bioskop virtual. Di sini user akan melihat video bersama user yang lain.

"User dapat melihat dan berbagi pengalaman dengan teman-teman mereka sambil chatting," tambah Stefanic. Tampilan 3D diprediksikan akan membuat user lebih betah berselancar di dunia maya.

Software ExitReality tersedia cuma-cuma di www.exitreality.com. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 20 detik untuk menginstal software 3,5MB untuk Windows ini. selanjutnya silahkan membuka halaman berikut : http://q.exitreality.com/


[+/-] Selengkapnya...

Sabtu, 20 Desember 2008

Kapal Kargo Tenaga Matahari

Kapal kargo pertama di dunia yang dijalankan dengan tenaga matahari berhasil berlayar untuk pertama kalinya di Jepang. Kapal pengangkut barang ini merupakan salah satu kesuksesan China dalam mengembangkan tenaga matahari yang akan menjadi alternatif bahan bakar minyak dan mengurangi dampak global warming akibat polusi karbon yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor.

Kapal dengan nama Auriga Leader ini dikembangkan oleh dua perusahaan besar, yaitu perusahaan penerbangan Nippon Yusen KK dan distributor oli Nippon Oil Corp. Kapal ini berhasil diberangkatkan dari galangan kapal di Kobe.

Pengangkut barang super besar ini dilengkapi dengan sekira 328 panel solar dengan dana USD1,68 juta dan memiliki kemampuan membawa 6.400 kendaraan. Kapal ini nantinya akan mengantarkan produk-produk milik Toyota Motor Corp yang akan di jual ke luar Jepang.

"Ini merupakan kapal kargo pertama di dunia yang dilengkapi dengan panel solar. Berat kapal ini sekira 60,213 ton dan panjang 660 kaki," ujar juru bicara Nippon Oil seperti dikutip melalui AFP, Jumat (19/12/2008).

Sistem tenaga matahari yang terdapat dalam Auriga Leader mampu menghasilkan sekira 40 kilowat energi listrik. atau hanya sekira 0,2 persen dari konsumsi energi yang dibutuhkan Auriga secara keseluruhan. Namun kedua perusahaan yakin, mereka bisa menambahkan potensi yang ada dalam panel solar tersebut. okezone.com


[+/-] Selengkapnya...

"Netbook" Langsung ke Jaringan Seluler

AKHIRNYA datang juga. Itulah harapan besar bagi para pendamba ”netbook” atau ”notebook” khusus jaringan dengan hadirnya Aspire One versi terbaru. Koneksi ke jaringan seluler sudah tinggal memasukkan kartu SIM, tidak perlu lagi repot menambahkan kartu data atau modem seluler.

Hadirnya netbook versi pertama lebih dari empat bulan lalu setidaknya sudah banyak memberikan solusi bagi sebagian pengguna yang memiliki mobilitas yang tinggi. Dengan berat sekitar 1 kilogram waktu itu, tidak banyak berbeda dengan buku catatan yang sesungguhnya sehingga saat rapat tidak lagi perlu membawa buku diary.

Pengguna personal digital assistant (PDA ) tidak perlu lagi memicingkan mata lagi dengan menggunakan netbook. Layar LCD selebar 8,9 inci untuk netbook Acer dan papan ketik yang nyaman sangat mudah untuk melakukan pekerjaan cepat dan tinggal menambahkan mouse jika ingin lebih praktis.

Meskipun demikian, mobilitas sedikit terkendala, konektivitas ke jaringan tidak lengkap. Konektivitas menggunakan jaringan WiFi ternyata tidak bisa diandalkan di negeri ini untuk aktivitas yang mobile, fleksibilitas jaringan seluler masih jauh lebih tinggi untuk mereka yang aktivitasnya sering berpindah-pindah tempat.

Pada model terbaru, Aspire One sudah menghilangkan hambatan ini, bahkan pembeli produk Acer model keempat ini langsung mendapatkan kartu SIM untuk data Broom dari Indosat. Sementara pengguna, selain tinggal mencolokkan kartu SIM, juga masih bisa memilih untuk penggunaan WiFi atau dengan kabel ethernet.

Pada model sebelumnya untuk berhubungan ke jaringan harus menambahkan modem seluler. Bahkan, pada model yang pertama yang masih menggunakan sistem operasi Linux khas Acer yang mereka sebut Linpus, pengguna masih kesulitan mendapatkan driver modem khusus untuk lingkungan Linux.

Pada model kedua dan ketiga Acer sudah mengeluarkan versi Windows XP, di mana kebanyakan modem seluler menyediakan driver untuk lingkungan XP. Namun, ketiga model pertama itu belum menyertakan modem di dalamnya, seperti model keempat yang baru. Pada netbook terbaru itu sudah menanamkan modem dari Qualcomm yang bisa akses ke jaringan seluler hingga kecepatan high-speed downlink packet access (HSDPA) atau 3,5G.

Aspire One

Dengan hadirnya Aspire One model terbaru ini setidaknya memperlihatkan bagaimana pihak Acer terpaksa menggeser spesifikasi teknis yang ideal untuk sebuah netbook. Tuntutan pasar yang sudah terlanjur banyak mengenal sistem operasi Windows tampaknya sangat kuat di negeri ini.

”Ketika meluncurkan Aspire One yang pertama, kami selalu mendapat pertanyaan apakah netbook ini bisa diinstal sistem operasi Windows,” kata Munir Werlin, Manager Channel Development Dept Acer Indonesia, saat bertandang ke kantor Redaksi Kompas, pekan lalu, melukiskan keinginan pasar itu.

Secara fisik, keempat model Aspire One ini sebenarnya tidak ada bedanya, hanya pada baterai yang terlihat lebih besar. Penggunaan sistem operasi Windows mau tidak mau membuat produsen harus menanamkan hardisk lebih besar, penggunaan hardisk dan kerja sistem operasi Windows tidak saja lebih berat, tetapi juga lebih rakus dengan penggunaan daya listrik.

Pemakaian sistem operasi Linux sebenarnya lebih ideal, selain cepat dibuka, juga lebih hemat baterai dan tidak membutuhkan penyimpan yang begitu besar. Sementara aktivitas kantor bisa dikerjakan sama seperti pengguna Windows, hanya terkendala pada koneksi ke jaringan seluler.

Untuk Linux bisa menggunakan OpenOffice yang setara dengan Microsoft Office. Berkas-berkas tulisan melalui fitur Writer (serupa dengan Word) yang disimpan dalam ekstensi berkas doc (sama dengan ekstensi Word 95/97/2000/XP maupun Word 6.0), rtf, txt, html, xml.

Selain fungsi office lain, seperti Spreadsheets (seperti Excel), Presentations (untuk PowerPoint), termasuk fungsi Photo Master untuk membuka hasil potretan dari kamera digital, Media Master untuk menampilkan video dan musik digital.

Dengan demikian, pada versi pertama netbook hanya menggunakan hardisk jenis SSD berkapasitas 8 GB dan RAM 1 GB saja, tidak ubahnya seperti PDA biasa, Penambahan sistem operasi Windows XP terpaksa harus dilakukan penyesuaian dengan menambah hardisk sebesar 120 GB dan kemudian diperbesar menjadi 160 GB.

Pemahaman yang salah atas netbook dari sebagian besar pengguna juga merupakan salah satu penyebab tidak optimalnya penggunaan netbook versi perdana. Pengguna masih menganggap netbook sebagai notebook murah yang siap dijejali dengan berbagai macam program aplikasi yang sebagian besar memang berbasis Windows.

Penjejalan berbagai program aplikasi jelas akan membuat kinerja netbook akan semakin lambat. Akibatnya, fungsi mobilitas tidak lagi bisa seperti gagasan yang diharapkan semula dan tampaknya memang masih memerlukan edukasi sebelum fungsi netbook bisa seperti yang diharapkan semula.

Mendongkrak

Penggunaan sistem operasi Windows juga mendongkrak harga netbook ini hingga 50 persen, di mana pada versi awal keluar dengan harga kurang dari Rp 4 juta. Pada harga yang pertama hampir pasti akan membuat orang bimbang untuk membeli antara netbook dan ponsel PDA yang harganya lebih tinggi.

Dengan harga baru pun netbook, yang sudah memiliki kamera untuk melakukan chatting video ini, masih menarik karena masih banyak ponsel pintar atau PDA yang harganya di atas Rp 6 juta, apalagi jika krisis ekonomi dunia pada kesempatan mendatang mulai berimbas.

Bangunan dasar netbook ini masih belum berubah sejak dikeluarkannya versi perdana, yaitu sudah menggunakan prosesor Intel atom berkecepatan 1,6 GHz. Prosesor atom dirancang untuk hemat energi, semula datang dengan lima varian dari 800 MHz sampai 1,86 GHz yang membutuhkan daya dari 160 mW (miliwatt) sampai 220 mW.

Selain koneksi ke jaringan seluler 3G (termasuk HSDPA), juga koneksi LAN kabel dan WiFi untuk standar 802.11b/g sangat menarik untuk digunakan di luar negeri yang banyak memiliki koneksi WiFi yang gratis. Diperkirakan koneksi 3G dalam waktu dekat juga akan diikuti perusahaan lain seperti Asus dengan produk netbook yang diberi nama Eee PC.

Netbook sangat fenomenal, diperkirakan sampai tahun 2011 akan tersedia lebih dari 50 juta di seluruh dunia. Selain Aspire One, perangkat netbook yang hadir sejak Juni lalu itu adalah seperti OLPC XO-1, One A110, HP 2133 Mini-Note PC, Asus Eee PC, CloudBook, Classmate PC, MSI Wind PC, dan VIA OpenBook. kompas.com


[+/-] Selengkapnya...

Jumat, 19 Desember 2008

"Win32/Conficker.A"

Sepak terjang worm bernama "Win32/Conficker.A" untuk menyebarkan diri di internet makin hebat. Worm yang bisa menyebar sendiri di internet ini mengincar celah keamanan RPC Dcom.

Ciri-ciri komputer Anda terinfeksi Conficker adalah muncul pesan Generic Host Process (GHP) Error secara mendadak di komputer, lalu koneksi internet komputer mati.

Diduga, minimal salah satu komputer di jaringan Anda terinfeksi Conficker dan secara otomatis melakukan scanning ke jaringan lokal, lalu menyebarkan dirinya ke semua komputer yang rentan atau belum di patch.

Serangan yang dibuat virus ini cukup berbahaya. Conficker dapat melumpuhkan System Restore dengan cara mereset "Restore Point" guna mencegah korbannya membasmi virus ini dengan mengembalikan Restore Point.

Conficker akan membuka port random antara 1024 s/d 10.000 dan menjalankan fungsi sebagai web server (HTTP server) di jaringan lokal.

Virus ini akan mencoba menyerang komputer di jaringan yang memiliki celah keamanan RPC Dcom 3 yang belum di patch. Jika berhasil, maka akan terdownload file virus ke komputer korban. Conficker juga akan menyebabkan matinya Internet connection sharing.

Setelah berhasil menginfeksi, Conficker akan melakukan patching pada komputer korban. Tujuannya adalah untuk mencegah infeksi ulang yang menyebabkan komputer tidak stabil sehingga tidak bisa mencari korban baru.

Conficker akan berusaha mendownload file ke beberapa situs yang telah disiapkan daftarnya (250 domain), untuk mempersulit vendor antivirus memblok domain-domain update tersebut satu persatu.

Dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (18/12/2008), Conficker tidak hanya mengeksploitasi celah keamanan di Windows XP Service Pack 3 dan Windows Server 2003 Service Pack 2. Tetapi Windows Vista dan Windows Server 2008, bahkan Windows 7 Pre Beta juga rentan.

Yang membedakan adalah pop up yang ada pada Windows Vista yakni User Account Control (UAC). Mayoritas pengguna Windows yang awam akan cenderung mengklik tombol [Continue] [Ok] [Yes] [I Agree] dibandingkan [Cancel] [No] tanpa berpikir panjang.

Apalagi jika Pop up UAC ini muncul terus menerus jika di klik [Cancel] dan mengganggu aktivitasnya, maka kemungkinan besar pengguna komputer akan memilih mengklik [Continue] agar Pop Up UAC tidak muncul lagi. Langkah ini justru akan menjalankan virus ini di komputernya. detik.com

untuk trik penanganan awal silahkan baca ini


[+/-] Selengkapnya...

Kamis, 18 Desember 2008

Baterai Lithium-Ion, Kunci Masa Depan Mobil Listrik

Semakin gencarnya pengembangan mobil hibrida dan listrik, nama baterai Lithium-ion juga makin akrab bagi kita. Baterai yang sering disingkat dengan “Li-ion” ini dianggap paling pas untuk sumber daya mobil listrik murni dan hibrida (motor bakar dan listrik).

Daya tarik Li-ion—dibandingkan dengan yang lainnya, seperti NiMH (Nickel Metal Hydride) dan NiCad (Nickel Cadmium) serta timah hitam (lead)—bisa diisi ulang dengan cepat, densitas penyimpanan lebih banyak, dan juga lebih daya. Daya tarik paling besar adalah perbandingan berat dan energi yang dihasilkannya, Li-ion juga unggul. Di samping itu, ia tidak punya efek memori. Sifat terakhir memungkinkan Li-ion bisa diisi kapan saja!

Sebenarnya, Li-Ion tidak hanya digunakan pada mobil listrik atau hibrida, tetapi sudah digunakan pada perlengkapan elektronik yang akrab kita gunakan sehari-hari, antara lain laptop, iPod, HP, MP3 player, PDA, dan Black Berry.

Lithium vs Lithium-Ion
Selain Li-ion, ada juga baterai yang disebut lithium. Jenis terakhir tersebut adalah baterai yang umumnya tidak bisa diisi ulang atau hanya sekali pakai habis, sedangkan Li-ion justru sebaliknya.

Perbedaan lain dari kedua baterai yang sama-sama disebut lithium awalnya itu adalah materi dasarnya. Lithium menggunakan logam murni, sedangkan Li-ion campuran lithium yang jauh lebih stabil dan dapat diisi ulang beberapa ratus kali.

Keunggulan lain dari Li-ion adalah kemampuannya menyimpan energi lebih lama bila tidak digunakan, sedangkan jenis lain akan habis lebih cepat. Meski begitu, bukan berarti Li-ion tidak punya kelemahan. Masalah utama baterai ini adalah keamanan: mudah terbakar atau meledak. Itu terutama bila penanganannya kurang baik. Itu bisa terjadi karena bahan yang digunakan mudah panas.

Komponen utama
Tiga komponen utama Li-ion adalah anoda, katoda, dan elektrolit yang diibuat dari berbagai macam bahan. Yang secara komersial dan yang paling banyak digunakan sebagai anoda adalah grafit. Adapun katoda biasanya salah satu dari tiga bahan berikut, lapisan oksida yaitu lithium cobalt oxide dan lithium iron phosphat, spinel yaitu lithium manganesse oxide, dan titanium disulfide (TiS2) yang materi asli Li-ion. Akibatnya, harga baterai ini awalnya sangat mahal.

Kini harga baterai Li-ion masih mahal. Akibatnya, mobil listrik atau hibrida masin susah dijangkau oleh kebanyakan orang. Sebenarnya, mobil hibrida yang selama ini dibuat oleh Toyota (Prius) dan Honda (Civic) masih menggunakan baterai NiMH. Kemampuan lebih baik dari baterai konvensional yang menggunakan bahan dasar timah hitam.

Toyota sendiri mengaku, faktor yang menyebabkan mobil hibrida mahal adalah baterai. Karena itulah, perusahaan mobil terbesar di Jepang ini terus menggenjot Prius bisa dijual 1 juta per tahun di seluruh dunia agar harganya nanti bisa ditekan.

Dengan makin gencarnya berbagai perusahaan membuat baterai Li-ion, dikabarkan, baik Toyota maupun Honda segera akan beralih ke baterai jenis tersebut. Namun, yang cukup menarik, Mitsubishi yang sudah beberapa kali memamerkan mobil listrik murni di Indoneia, iMiEV, sudah mengguankan baterai Li-ion.

Dengan makin banyaknya perusahaan otomotif menawarkan kendaraan bertenaga listrik dan hibrida (ramah lingkungan), baik mobil maupun motor, membawa harapan baru bagi pengembangan baterai Li-ion. Tak hanya harganya yang diperkirakan akan jadi lebih murah karena diproduksi secara massal, kemampuan kerja makin baik pula.

Kini banyak perusahaan besar dan kecil di negara maju, seperti Jerman, Perancis, Jepang, dan Amerika Serikat, mengembangkan Li-ion. Bahkan, lembaga riset dan perguruan tinggi ikut mengembangkannya. Maklum, selain kendaraan bermotor yang jumlahnya sangat banyak, perlengkapan elektronik pengguna Li-ion.

Seperti sekarang ini, meski harga minyak turun, upaya pengembangan dan pemanfaatan Li-ion makin gencar. Tidak hanya mobil yang ditawarkan dengan tenaga listrik murni atau hibrida, tetapi juga sepeda motor. Malah, pada JMS 2008 yang lalu di Jakarta, produsen juga sudah memajang prototipe motor dan skuter bertenaga listrik.

Di lain hal, penggembangan penggerak, seperti motor listrik untuk menjalankan mobil dan motor, juga semakin maju. Motor listrik mampu menghasilkan tenaga yang besar. Putarannya juga lebih tinggi.

Kemampuan mobil dan motor pun tidak berbeda jauh dibandingkan dengan menggunakan motor bakar. Malah, dalam mengelola atau memanfaatkan energi, mobil dan motor listrik lebih efisien. Penampilan mobil yang murni mengandalkan energi listrik atau baterai Li-ion juga makin menarik, sporty dan gaya.

Teknologi nano
Masalah yang masih menganjal dalam pengembangan Li-ion adalah pembuatannya masih harus dalam bentuk sel-sel dengan jumlah banyak. Padahal, untuk mobil diperlukan ukuran besar agar bisa menghasilkan tenaga yang besar. Ukuran merupakan tantangan yang masih sulit diatasi produsen Li-ion karena ini nanti menyangkut masalah produksi dan akhirnya adalah harga.

Sebagai contoh, Volvo harus menggunakan 3.000 sel Li-ion yang terdiri dari baterai dengan ukuran AA untuk mobil konsepnya, 3CC, yang menghasilkan tenaga 105 PS. Kalau dibuat dengan ukuran besar dengan menggunakan bahan kobalt, menyebabkan unit cepat panas dan selanjutnya menimbulkan kebakaran atau ledakan.

Pengembangan baterai Lithium-ion kini juga mulai memanfaatkan teknologi nano atau mencari materi yang mampu menghasilkan kinerja lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian, dengan teknologi nano, Li-ion bisa diisi 10 kali lebih cepat dari baterai sejenis sekarang ini. Meski begitu, baterai ini tetap saja ditemui kelemahannya.

Contohnya, Altarinano, sebuah perusahaan kecil di Reno, Nevada, Amerika Serikat telah menggunakan material elektroda yang disebut titanet berukuran nano. Kemampuannya menghasilkan tenaga 3 kali lebih besar dari Li-ion yang ada sekarang dan bisa diisi penuh hanya selama 6 menit. Masalahnya, kapasitas energinya setengah sel Li-ion normal. Padahal bisa diisi ulang sampai 2.000 kali selama 20 tahun atau empat kali umur baterai Li-ion sekarang.

Kelompok peneliti di MIT (Massachussets Institute of Technology) juga telah berhasil mengembangkan kabel berukuran nano untuk Li-ion ultra tipis dengan densitas energi tiga kali Li-ion biasa, sedangkan di Perancis, Li-ion dikembangkan dengan nanostruktur. Malah, ada para ahli yang mencoba menggunakan emas.

Dengan pengembangan yang gencar tersebut, mobil listrik nantinya bisa memenuhi kebutuhan konsumen, baik dari segi harga, waktu pengisian, maupun jarak tempuh yang makin jauh. Tak kalah penting, selain mengirit energi dan biaya operasional, dipastikan polusi, baik dalam bentuk emisi asap maupun suara, berisik! kompas.com


[+/-] Selengkapnya...

Inspiron Mini 12, Netbook 12 inci Pertama di Dunia

Jika selama ini Anda merasa kurang nyaman dengan layar netbook yang 8,9” atau 10”, sekarang ada pilihan lain. Delll Inspiron Mini 12 namanya. Sesuai namanya, layar LCD WXGA-nya berukuran 12,1” – lega bukan?

“Dell adalah yang pertama yang mengeluarkan netbook berukuran 12”. Sangat ringan dan ditujukan untuk browsing,” ungkap Willy Hendrajudo (Marketing Manager Consumer Business, Dell Asia Pacific Sdn, Indonesia Rep. Office).

Karena fisiknya lebih lebar dari semua netbook yang ada sekarang, keyboard Mini 12 ini juga lebih lebar. “Full sized keyboard,” kata Willy. Namun fasilitas Mini 12 lainnya tak beda dengan netbook lainnya: Webcam 1,3 megapixel, Bluetooth, Wi-Fi 802.11b/g, port VGA-out, port LAN, 3-in-1 card reader, dan tiga port USB. Bedanya yang ini prosesornya beda, yakni Intel Atom Z530. Yang juga berbeda adalah harddisk-nya yang bertipe 1,8”.

Akibat harddisk yang tipis itu, fisik netbook bersistem operasi Windows XP Home Basic ini bisa ditekan sampai hanya 2,4cm. Tipis, mirip MacBook Air. Karena tipis, tentu saja Mini 12 juga ringan. Bobotnya, kata Willy, sekitar 1,42kg. “Ringan, sehingga tidak ada alasan untuk tidak dibawa berpergian,” tukas Willy.

Dari sisi fisik, Mini 12 ini cantik. Casingnya mengilat (tersedia dalam dua pilihan warna: hitam dan putih), tetapi tidak cepat ternoda oleh jejak sidik jari pemegangnya. Sementara itu baterenya diklaim mampu bertahan sampai 4 jam. “Baterenya 3-cell, Tapi ada opsi batere 6-cell,” kata Rudy Sumadi (Business Development Director, Consumer Business, Dell Global B.V. Indonesia Branch).

Dell juga menyediakan storage online berkapasitas 2 – 25 GB secara gratis di Box.net selama 6 bulan bagi pemilik Inspiron Mini 12. Sayangnya, netbook ini cuma dilengkapi dengan RAM maksimal 1GB. “Tidak bisa di-upgrade karena ditanam (built-in). Harddisk-nya pun tidak bisa di-upgrade,” ungkap Willy.

Netbook Dell Inspiron Mini 12 sudah mulai dipasarkan dengan harga mulai US$ 799 (Rp 8,175 juta). Tahun depan, Dell menjanjikan akan merilis versi yang dilengkapi modul 3,5G HSDPA. “Versi dengan embedded modem akan dirilis pada kuartal pertama 2009,” ucap Rudy “Harganya mungkin lebih mahal sekitar US$ 100,” tambah Alex Goh (Director, Consumer Marketing SEA, Dell Global B.V. Singapore Branch). kompas.com


[+/-] Selengkapnya...

Rabu, 17 Desember 2008

Keyboard Kulit

Beberapa waktu lalu kita terperangah melihat netbook Asus Eee PC yang dibungkus kulit. Kini, ada lagi satu produk ‘kulit’! Yang satu ini tidak berupa netbook, tapi keyboard. Diproduksi oleh perusahaan Jepang, keyboard Gokukawa ini seluruhnya terbuat dari kulit. Tuts-tutsnya tampil mewah, mulus dan mengilat. Namun harganya pun luarbiasa, yakni US$ 548. Itu pun untuk sebuah keyboard yang tuts-tutsnya tidak berlabel. Jika ingin lapisan kulit itu diukiri huruf-huruf layaknya tuts biasa, Anda harus membayar lebih mahal, US$ 603.

Maklum semua keyboard ini adalah hasil karya tangan manusia, bukan mesin. Untuk menyelesaikan sebuah keyboard, perajinnya membutuhkan waktu lebih dari 2 minggu. tekno.kompas.com


[+/-] Selengkapnya...

PDF Viewer di dalam Gmail

Pengguna Gmail kian dimanjakan. Kali ini datang dalam dukungan PDF Viewer. Alhasil membuka lampiran berformat PDF tidak harus membuat kita sabar menanti. Kita juga tidak perlu lagi membuka program PDF Viewer khusus seperti Adobe Reader. Sebab pembaca dokumen PDF sudah ditanam ke dalam Google Docs. Pembaca ini cepat, juga punya kemampuan untuk membantu kita mencari apa pun yang kita inginkan di dalam dokumen PDF tersebut.

Enaknya lagi, viewer tersebut menampilkan thumbnail dari halaman-halaman dokumen. Thumbnail bisa digunakan untuk melompat secara cepat di seluruh dokumen. Ditambah lagi ada zoom built-in untuk memperbesar teks dokumen.

Dan jika komputer yang Anda gunakan bersama-sama (sharing) di kantor tidak memiliki Adobe Acrobat atau program PDF viewer lainnya, kita tetap dapat membuka dan melihat lampiran PDF. Yang perlu kita lakukan hanyalah mengklik link View dari dalam Gmail. Jangan kuatir, link Downlink tetap tersedia.

Kali pertama Anda mengklik View, Anda akan diharuskan mendaftar Google Docs (jika belum). Prosesnya sederhana kok. tekno.kompas.com


[+/-] Selengkapnya...